Tuesday, January 29, 2013

Novel . Untitle . Bab 4 :]


"Kak , nasi goreng kampung dua ! " laung Iman kpd mkcik kantin . "Ish kau ni , tak ada adab langsung" tegur Afif . "Alaa , kau ni banyak complain laa" " Bukannya aku complain , cuma tak elok kau buat mcm tu . Kau tu kan perempuan" balas Afif . "Hmmm , baiklah Encik Afif , nanti saya berubah" balas Iman dgn muka bosan . "Haa , macam tu la kawan aku . Eh , tadi apa hal si Nazmi senior jumpa kau ? Ada hal apa ?" soal Afif . "Tak ada apa-apa" Kemudian dtg seorang kakak menghantar pesanan Iman . "Ni dik , makanan dh sampai . Selamat menjamu selera." kata si makcik kantin . "Terima kasih kak !" balas Iman . "Sama-sama" "Fif , jom makan !" ajak Iman . "Okay" . Mereka mkn dgn penuh selera . Hati Iman sebenarnya tidak keruan . Masakan tidak , si Nazmi senior minta maaf dgn dia ? Huh , simpang malaikat 44 ! Mengingau agaknya lelaki itu .
"Dasar perempuan senget . Ada ke patut dia cakap mcm tu dgn aku ? Sia-sia je aku pergi minta maaf . Tak pasal aku dapat malu . Erghhh ! " keluh Nazmi kesal . Tetapi hatinya tidak dapat menahan rasa gembira tatkala mendapat tahu nama gadis itu . Perlahan-lahan bibirnya mengukir senyuman . "Iman Rania" sebutnya . "Hah , Iman Rania apanya ? Masalah Dina pun tak selesai lagi" terdengar suara Khaleef yg entah dari mana munculnya . "Ish kau nie . Sibuk aje . Dina tu dh jadi masa lampau aku . Aku tak ada masa la nak layan perempuan terhegeh-hegeh macam dia . Dulu , masa aku nak kat dia , punya la jual mahal !" balas Nazmi . "Alahhh , tu dulu , tapi skrg dia dah tak jual mahal . Dia jual murah dah . Siap kasi discount lagi." jawab Khaleef berloyar buruk . "Banyak lah kau punya discount !" kata Nazmi sambil membaling bantal ke arah Khaleef . "Aduh , bertuah punya kawan ! Woi , kau nk pergi mana?" soal Khaleef sebal . "Aku nak mandi la kambing ! Kau tu pun , pergi la mandi . Bau dh mcm anak tenuk dh tu !" laung Nazmi dari jauh . Khaleef menjelirkan lidahnya . Nazmi membalas . "Haihh , bertuah aku dapat kawan macam kau Nazmi" bisik hati kecil Khaleef .

No comments:

Post a Comment